Sejarah Program Pendidikan Mikrobiologi Klinik

mk

Sejak tahun 1992 Program Studi Mikrobiologi Klinik dikelompokkan oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan sebagai salah satu dari Pendidikan Pasca Sarjana (S2) bidang klinik atau Spesialis Mikrobiologi Klinik

Pada tahun 1993 dikeluarkan buku Katalog Program Studi Mikrobiologi Klinik oleh Kolegium Mikrobiologi Klinik Indonesia yang dijadikan acuan dari pembentukan semua pusat pendidikan dokter spesialis mikrobiologi klinik di Indonesia. Departemen Mikrobiologi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga telah ditunjuk oleh Kolegium Mikrobiologi Klinik Indonesia sebagai salah satu Pusat Pendidikan Spesialis Mikrobiologi Klinik bersama dengan Universitas Indonesia, Universitas Pajajaran dan Universitas Gajah Mada. Penunjukan ini termaktub di dalam Buku Katalog Program Studi Mikrobiologi Klinik tahun 1993.

Pada tahun 1998 diterbitkan Surat Keputusan oleh Direktur Jenderal Pelayanan Medis Departemen Kesehatan R.I. nomor : HK.00.06.3.3 tentang struktur Rumah Sakit Rujukan yang mensyaratkan adanya Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik (SpMK) sebagai penanggungjawab dan pelaksana Instalasi Mikrobiologi Klinik.

Tahun 2006/2007 sudah dimulai pendidikan spesialis Mikrobiologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga mengadakan MOU dengan Universitas Indonesia sebagai Pembina di bawah Departemen Pendidikan Nasional. Pada saat ini Staf Pengajar dengan gelar SpMK di Departemen Mikrobiologi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga SpMK berjumlah : 12 orang, Magister : 20 orang, Doktor : 9 orang, Guru Besar : 4 orang. Jumlah Staf pengajar ini sudah memenuhi persyaratan untuk sebuah Pusat Pendidikan Spesialis Mikrobiologi Klinik yang telah ditentukan oleh Kolegium Mikrobiologi Klinik Indonesia, yaitu jumlah staf dosen dengan status pembimbing : 10 orang, status pendidik : 10 orang, dan 10 orang status penilai.

Staf Pengajar di Departemen Mikrobiologi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga pernah menjalani pendidikan tambahan dalam bidang Mikrobiologi Klinik di luar negeri seperti : Jepang, Belanda, Mesir, Thailand, dan pendidikan tambahan yang diikuti oleh para staf pengajar ini menambah wawasan dan pengetahuan di bidang Mikrobiologi Kedokteran: Bakteriologi, Mikologi, Virology dan Imunologi.

Departemen Mikrobiologi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga telah berulang kali melakukan kerjasama penelitian dengan mitra dari luar negeri, seperti : Gifu University Jepang, Fukui University Jepang, Kobe University Jepang, KNCV Belanda, Erasmus Medical Center Rotterdam Belanda, dan American Society for Microbiology (ASM). Pengalaman melakukan penelitian dan kerjasama dengan mitra luar negeri ini akan sangat membantu bagi kemajuan peserta PPS untuk dapat melakukan penelitian yang berbobot seperti yang dilakukan di beberapa pusat penelitian di Indonesia maupun di luar negeri.

RSUD Dr. Soetomo Surabaya sebagai rumah sakit pendidikan utama, memiliki jumlah tempat tidur 1550, dengan BOR sekitar 80-85%, dan sebagai rujukan utama di Indonesia Timur, merupakan suatu tempat yang sangat lengkap sebagai tempat mendidik PPDS Mikrobiologi Klinik, karena dapat ditemukan berbagai jenis penyakit infeksi dalam jumlah banyak.

Kerjasama penelitian dengan pusat studi lain di Indonesia, seperti : UI, UNDIP, UGM, UNPAD, UNIBRAW, UDAYANA, laboratorium BBLK sudah dilakukan.